Sebuah Renungan:

Diposting oleh Unknown | Label: , | Posted On Jumat, 30 Juli 2010 at 14.39


Manusia cenderung untuk tetap memilih statis pada saat dia sudah cukup merasakan apa yang ia inginkan . Hal ini juga terjadi pada saat di sudah berada di lingkungan yang terpaksa ia hadapi , seperti bekerja pada bidang yang tidak sesuai dengan yang diinginkan , namun karena satu kondisi " Terpaksa / Tidak ada pilihan lain " , akhirnya tetap saja berada di lingkungan tersebut. Pada akhirnya unsur keterpaksaan mengkondisikannya untuk tetap berada di lingkungan itu.Hal ini bisa tidak terjadi pada kita , jika kita "yakin" dan "mau" untuk berada di lingkungan yang kita inginkan dengan semangat " Mau Berubah " dan " menjadi diri sendiri ".Sering kita kita takut pada masa depan. Padahal tidak satupun dari kita yang akan tahu akan masa depan itu.Biarkan saja masa depan itu datang dengan sendirinya , sebagaimana datangnya matahari pagi.Masa lalu adalah sejarah dan tidak perlu dirisaukan lagi , Masa akan datang adalah urusan nanti.Contohlah burung , Mereka akan pergi pagi pagi untuk mencari makan secukupnya kemudian akan pulang sore hari untuk beristirahat sampai dengan pagi berikutnya.Pada siang hari, burung itu akan berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan makanan terbaiknya.Kitapun seharusnya berbuat hal serupa , Hidup kita hanya hari ini.Oleh karena itu berbuatlah yang terbaik pada hari ini, karena kemarin telah lewat dan besok belum tentu kita masih hidup.Jangan takut untuk berbuat selagi kita tidak merugikan orang lain , dan berupayalah untuk selalu berbuat yang terbaik

[+/-] Selengkapnya Klik judul Postingan...

Sebuah Renungan :Tanda-tanda Hari kematian

Diposting oleh Unknown | Label: | Posted On Rabu, 28 Juli 2010 at 16.13



Innalillahi wa innalillahi rojiun, datang dari Alloh dan akan kembali kepadaNya, semoga kita selalu menjadi orang - orang yang selalu mengingatNya dan beruntung serta saling mengingatkan.



Tanda 100 hari mau Meninggal...
Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka yang dikehendakinya. Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini cuma saja mereka sadar atau tidak.
Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu Ashar. Seluruh tubuh iaitu dari hujung rambut sehingga ke hujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan mengigil. Contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar.
Tanda ini rasanya lezat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik di hati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini.
Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa sembarang manfaat.
Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

"Tanda 40 hari sebelum hari mati"
Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu Ashar. Bahagian pusat kita akan berdenyut- denyut. Pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya di atas Arash Allah SWT. Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persediaannya ke atas kita, antaranya ialah ia akan mula mengikuti kita sepanjang masa. Akan terjadi malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan- akan bingung seketika. Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.

"Tanda 7 hari"
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan di mana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba ia berselera untuk makan.

"Tanda 3 hari"
Pada ketika ini akan terasa denyutan di bahagian tengah dahi kita iaitu diantara dahi kanan dan kiri. Jika tanda ini dapat dikesan, maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti. Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan- lahan jatuh dan ini dapat dikesan jika kita melihatnya dari bahagian sisi. Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan- lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.

 
"Tanda 1 hari"
Akan berlaku sesudah waktu Ashar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di kawasan ubun- ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Asar keesokan harinya.

"Tanda akhir"
Akan terjadi keadaan di mana kita akan merasakan sejuk di bagian pusat dan rasa itu akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bahagian halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah Syahadah dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada Allah SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula.
Sesengguhnya mengingat mati itu adalah bijak.

[+/-] Selengkapnya Klik judul Postingan...

IBU

Diposting oleh Unknown | Label: | Posted On Selasa, 27 Juli 2010 at 16.54


Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja....
masih ingatkah kau pada ibu?
t id a k banyak yang ibu inginkan... hanya dengan menyapa
ibupun cukuplah"...ini adalah penggalan kata dari tulisan yang saya posting ini,ibu adalah orang yang sangat berharga dalam kehidupan kita,kita tidak mampu membalas jasanya dengan apapun di dunia,semoga dengan tulisan ini temen2 dapat menyadari betapa berharganya seorang Ibu.Luph U mom


IBU

Aku lahir dari perut ibu..

Bila dahaga, yang

susukan aku.....ibu

Bila lapar, yang menyuapi aku......ibu

Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. .ibu

Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut....Ibu

Bila bangun t id ur, aku c ari ....ibu

Bila nangis, orang pertama yang datang ....ibu

Bila ingin bermanja, aku dekati....ibu

Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah....ibu

Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya....ibu

Bila nakal, yang memarahi aku....ibu

Bila merajuk, yang membujukku cuma....ibu

Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah....ibu

Bila takut, yang menenangkan aku....ibu

Bila ingin peluk, yang aku suka
peluk....ibu

Aku
selalu teringatkan ....ibu
Bila sedih, aku mesti telepon....ibu

Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu.... .ibu

Bila marah.. aku suka meluahkannya pada..ibu

Bila takut, aku selalu panggil..... "ibuuuuu! "

Bila sakit, orang paling risau adalah....ibu

Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga....ibu

Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku....ibu

Bila aku ada masalah, yang paling risau.... ibu

Yang masih peluk dan cium aku sampai h ari ni.. ibu

Yang selalu masak makanan kegemaranku. ...ibu

Kalau pulang ke kampung, yang selalu member bekal......ibu

Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang
aku....ibu

Yang selalu berkirim surat
dengan aku....ibu

Yang selalu memuji aku....ibu

Yang selalu menasihati aku....ibu

Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta

persetujuan. ....ibu

Aku
ada pasangan h id up
sendiri....
Bila senang, aku c ari .....pasanganku

Bila sedih, aku c ari ....ibu

Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan
pada....pasanganku

Bila gagal, aku ceritakan pada....ibu

Bila bahagia, aku peluk erat.....pasanganku

Bila berduka, aku peluk erat.....ibuku

Bila ingin berlibur, aku bawa....pasanganku

Bila sibuk, aku antar anak ke rumah....ibu

Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku

Bila sambut h ari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat
H ari Ibu"

Selalu.. aku ingat pasanganku

Selalu.. ibu ingat aku

Setiap saat... aku akan telepon pasanganku

Entah kapan... aku ingin telepon ibu

Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku

Entah kapan... aku ingin belikan hadiah untuk
ibu

Renungkan:

"Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja....
masih ingatkah kau pada ibu?

t id a k banyak yang ibu inginkan... hanya dengan menyapa
ibupun cukuplah".

Berderai
air mata jika kita mendengarnya. .......

Tapi kalau ibu sudah tiada....... ...

IBUUUU...RINDU IBU.... RINDU SEKALI....

Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya....

Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya.....

Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas t id ur
ibunya.....

Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya......

Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga
ibunya.....

dan akhir sekali berapa banyak yang men-SHOLAT-kan JENAZAH
ibunya......

[+/-] Selengkapnya Klik judul Postingan...